Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Bekali Mahasiswa IAI YAPNAS tentang Pengelolaan Sampah

admin • September 10, 2026

Jeneponto — Rangkaian Pembekalan dan Pelepasan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) YAPNAS Jeneponto terus berlanjut. Pada hari ketiga, mahasiswa mendapatkan pembekalan mengenai tata cara pengelolaan sampah yang disampaikan oleh Abdul Rahmat, SE., MM., selaku Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jeneponto.

Mengangkat tema “Mengubah Sampah Menjadi Berkah”, materi tersebut memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai pentingnya pengelolaan sampah secara tepat, mulai dari lingkungan rumah tangga hingga lingkungan masyarakat. Pembekalan ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa yang akan melaksanakan KKN dan berinteraksi langsung dengan masyarakat di desa.

Dalam penyampaiannya, Abdul Rahmat menekankan bahwa persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. Pengelolaan sampah yang baik perlu dilakukan secara bersama-sama melalui kebiasaan memilah, mengurangi, menggunakan kembali, dan mengolah sampah sesuai dengan jenisnya.

Mahasiswa diberikan pemahaman bahwa sampah yang selama ini dianggap sebagai sesuatu yang tidak memiliki nilai dapat dikelola dan dimanfaatkan kembali. Dengan pengelolaan yang tepat, sebagian sampah dapat memiliki nilai guna maupun nilai ekonomi sehingga tidak seluruhnya berakhir sebagai limbah yang mencemari lingkungan.

Konsep “Mengubah Sampah Menjadi Berkah” menjadi pesan penting dalam pembekalan tersebut. Mahasiswa didorong untuk melihat persoalan sampah tidak hanya sebagai masalah lingkungan, tetapi juga sebagai peluang untuk menghadirkan inovasi dan pemberdayaan masyarakat.

Sebagai peserta KKN, mahasiswa memiliki peran strategis dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan mengelola sampah secara bertanggung jawab. Pengetahuan yang diperoleh melalui pembekalan ini dapat diterapkan dalam program kerja yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan masing-masing desa.

Mahasiswa juga diharapkan mampu mengajak masyarakat membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang dimulai dari sumbernya. Pemilahan sampah menjadi salah satu langkah sederhana namun penting untuk memudahkan proses pengelolaan dan pemanfaatan sampah lebih lanjut.

Selain memberikan manfaat bagi kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah yang dilakukan secara berkelanjutan juga dapat membuka peluang pemberdayaan masyarakat. Sampah yang memiliki potensi untuk dimanfaatkan dapat diolah menjadi berbagai produk atau dikelola melalui kegiatan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Pembekalan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jeneponto ini sekaligus memperluas wawasan mahasiswa mengenai pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Mahasiswa diharapkan dapat menjadi penggerak perubahan dengan memberikan contoh serta edukasi yang sederhana dan mudah diterapkan oleh masyarakat.

Melalui materi tata cara pengelolaan sampah, IAI YAPNAS Jeneponto terus mendorong mahasiswa agar tidak hanya memiliki kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga mampu menerjemahkan kepedulian tersebut menjadi tindakan nyata selama melaksanakan KKN.

Dengan bekal pengetahuan tentang pengelolaan sampah dan semangat “Mengubah Sampah Menjadi Berkah”, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan program-program yang edukatif, inovatif, dan bermanfaat bagi masyarakat serta turut mendukung terciptanya lingkungan desa yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *