
SENGKANG – Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Penulisan Artikel Sinta 2 Batch 3 yang berlangsung di Hotel Sermani, Sengkang, pada 12–14 Juni 2026.
Kegiatan strategis ini diselenggarakan oleh Kopertais Wilayah VIII (Sulawesi, Maluku, dan Papua) bekerja sama dengan Rumah Jurnal UIN Alauddin Makassar serta sejumlah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS), yaitu IAI YAPNAS Jeneponto, STAI Al-Furqan Makassar, Universitas As’adiyah Sengkang, IAI DDI Maros, IAI Al-Amanah Jeneponto, STAI Yapis Takalar, dan STAI AGH Sanusi Baco.
Menag Apresiasi Terobosan Kopertais Wilayah VIII
Dalam sambutannya, Menteri Agama memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Kopertais Wilayah VIII yang dinilainya memiliki komitmen nyata dalam meningkatkan kapasitas dosen di bidang publikasi ilmiah.
Menurutnya, program pelatihan intensif seperti ini masih tergolong langka dan menjadi terobosan penting untuk mendorong peningkatan kualitas literasi akademik di lingkungan perguruan tinggi keagamaan.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Sebagai sesama penulis, saya tahu betul pentingnya literasi ilmiah. Sejauh ini, baru Kopertais Wilayah VIII yang memiliki program konkret seperti ini untuk meningkatkan kualitas publikasi para dosen,” ujar Menteri Agama.
Program Berlanjut, Tim Teknis Khusus Dibentuk
Sekretaris Kopertais Wilayah VIII, Dr. KH. Nur Taufiq Sanusi, M.Ag., menegaskan bahwa program peningkatan mutu dosen tersebut tidak akan berhenti pada Batch 3, melainkan akan terus dilanjutkan pada pelaksanaan berikutnya.
Ia berharap program ini dapat menjadi warisan yang berkelanjutan bagi kemajuan perguruan tinggi keagamaan, bahkan setelah masa jabatannya berakhir.
Untuk menjamin keberlanjutan dan profesionalisme pelaksanaan program, Kopertais Wilayah VIII juga membentuk Tim Teknis Khusus yang terdiri atas akademisi lintas perguruan tinggi, yakni:
- Dr. Hartina, Rektor IAI YAPNAS Jeneponto;
- Dr. Muhammad Tang, Direktur Pascasarjana STAI Al-Furqan Makassar; dan
- Ismail, M.M., dosen STAI AGH Sanusi Baco.
Wujud Nyata Implementasi Kerja Sama Antar-Kampus
Menanggapi amanah tersebut, Rektor IAI YAPNAS Jeneponto, Dr. Hartina, menyampaikan rasa bangga sekaligus komitmennya untuk mengawal program hingga tuntas.
Menurutnya, kolaborasi antarperguruan tinggi tidak boleh berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama semata, tetapi harus diwujudkan melalui program yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan mutu akademik.
“Kami sangat senang dan terhormat ditunjuk sebagai bagian dari tim teknis pelatihan penulisan artikel ini. InsyaAllah, kami akan menjaga amanah ini dengan baik. Bagi kami, kolaborasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata dari implementasi MoU antarperguruan tinggi yang membawa dampak langsung pada peningkatan mutu akademik,” pungkas Dr. Hartina.
Pelatihan Penulisan Artikel Sinta 2 Batch 3 ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak publikasi ilmiah berkualitas dari dosen PTKIS di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua, sekaligus memperkuat budaya riset dan literasi akademik di lingkungan perguruan tinggi keagamaan.