STAI Yapnas Jeneponto Selenggarakan Workshop Penyusunan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE)

Makassar – Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan menghasilkan lulusan yang kompeten sesuai dengan tuntutan dunia kerja, STAI Yapnas Jeneponto menyelenggarakan Workshop Penyusunan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang berlangsung selama dua hari, pada Jumat–Sabtu, 27–28 Juni 2025, bertempat di Ballroom Hotel Royal Bay Makassar.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis institusi dalam memperkuat sistem penjaminan mutu akademik melalui penyusunan kurikulum yang selaras dengan standar nasional pendidikan tinggi, Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), serta Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti). Pendekatan Outcome-Based Education (OBE) dipilih karena berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan (learning outcomes) sehingga mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, profesional, serta keterampilan yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan dunia kerja.

Workshop diikuti oleh unsur pimpinan dan sivitas akademika STAI Yapnas Jeneponto, di antaranya Ketua STAI, para Wakil Ketua, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), para Ketua Program Studi (Kaprodi), serta tenaga kependidikan (Tendik). Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membangun kurikulum yang berkualitas dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.

Sebagai narasumber utama, Dr. Hj. St. Syamsudduha, M.Pd menyampaikan materi mengenai konsep dan implementasi Outcome-Based Education (OBE), penyusunan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), perumusan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), penyelarasan kurikulum dengan profil lulusan, hingga penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang sesuai dengan prinsip OBE dan standar SN-Dikti.

Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya penyelarasan antara profil lulusan, CPL, CPMK, materi pembelajaran, metode pembelajaran, dan sistem penilaian sehingga seluruh proses akademik memiliki keterkaitan yang jelas serta dapat diukur secara objektif. Kurikulum yang dirancang dengan pendekatan OBE diharapkan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman sekaligus memenuhi kebutuhan para pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha, dunia industri, asosiasi profesi, dan masyarakat.

Selain memperoleh materi konseptual, peserta juga mengikuti sesi praktik penyusunan dokumen kurikulum. Pada sesi ini, setiap program studi melakukan peninjauan kembali terhadap kurikulum yang telah dimiliki, kemudian menyusun serta menyelaraskan dokumen kurikulum berbasis OBE secara bertahap dengan pendampingan narasumber. Hasil dari kegiatan tersebut berupa draft kurikulum dan perangkat pembelajaran yang siap untuk dikembangkan dan diimplementasikan pada masing-masing program studi.

Suasana workshop berlangsung interaktif dengan diskusi yang aktif antara peserta dan narasumber. Berbagai masukan mengenai tantangan implementasi OBE, penyusunan indikator capaian pembelajaran, hingga teknik penilaian berbasis kompetensi menjadi bagian penting dalam memperkaya proses penyusunan kurikulum.

Melalui kegiatan ini, STAI Yapnas Jeneponto berharap seluruh program studi mampu mengembangkan kurikulum yang adaptif, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan. Workshop ini juga menjadi bagian dari komitmen institusi dalam memperkuat budaya mutu, mendukung peningkatan akreditasi program studi maupun institusi, serta mempersiapkan lulusan yang memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.

Ke depan, kegiatan serupa direncanakan untuk dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari program pengembangan kapasitas dosen dan tim pengembang kurikulum, sehingga proses pembelajaran di STAI Yapnas Jeneponto senantiasa berkembang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dunia kerja, dan dinamika pendidikan tinggi.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top