
Jeneponto, 3 Juni 2026 – Pusat Studi Kewirausahaan Islami dan Inkubator Bisnis IAI YAPNAS Jeneponto menggelar Workshop Kewirausahaan dengan tema “Penguatan Kapasitas Dosen dalam Pengembangan Produk Kewirausahaan Berbasis Kearifan Lokal Butta Turatea” pada Rabu (3/6/2026) di Ruang Dosen IAI YAPNAS Jeneponto.
Kegiatan ini merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi dosen untuk menggali serta mengembangkan potensi lokal Kabupaten Jeneponto (Butta Turatea) menjadi produk kreatif yang memiliki nilai jual, inovatif, dan berdaya saing. Melalui workshop ini, para peserta dibekali wawasan mengenai pengembangan kewirausahaan berbasis kearifan lokal yang dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan ekonomi daerah.
Workshop menghadirkan dua narasumber dari STIT Sunan Giri Bima, yaitu Dr. Hermawansyah, S.Pd., M.Pd. dan Siti Nurbaya, M.Pd., yang berbagi pengalaman serta strategi pengembangan kewirausahaan akademik dan inovasi produk berbasis potensi daerah.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pimpinan kampus. Rektor IAI YAPNAS Jeneponto, Dr. Hartina, S.Si., M.M., menyampaikan komitmen institusi dalam mendorong lahirnya inovasi dan kreativitas dosen yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Pusat Studi Kewirausahaan Islami dan Inkubator Bisnis IAI YAPNAS Jeneponto, Resky Utami Nasrullah, S.M., M.M., menegaskan bahwa workshop ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan untuk membangun ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus serta memperkuat sinergi antara dunia akademik dan potensi lokal daerah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para dosen mampu menghasilkan berbagai inovasi produk unggulan berbasis kearifan lokal Butta Turatea yang tidak hanya bernilai ekonomis, tetapi juga mampu memperkenalkan identitas budaya daerah ke tingkat yang lebih luas.
Dengan semangat “Dosen Kreatif, Produk Inovatif, Butta Turatea Produktif”, IAI YAPNAS Jeneponto terus berupaya menjadi pusat pengembangan kewirausahaan yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan kemajuan daerah.