Ngopi Semalam Bahas Asesmen Autentik Berbasis Teknologi Bersama Dosen IAI YAPNAS Jeneponto

IAI Yapnas Jeneponto — Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Kabupaten Wonosobo kembali menggelar kegiatan diskusi daring bertajuk “Ngopi Semalam: Asesmen Autentik untuk Pembelajaran Lebih Ciamik” pada Selasa, 23 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting dan menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi.

Narasumber dalam kegiatan ini adalah Dr. Hendra B, M.Pd, Dosen Tadris IPA Institut Agama Islam (IAI) YAPNAS Jeneponto, Sulawesi Selatan. Diskusi dipandu oleh moderator Winda Purwati dari SMK Takhassus Al-Qur’an KGBN Wonosobo.

Peserta kegiatan merupakan guru-guru yang tergabung dalam Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Wonosobo. Antusiasme peserta terlihat cukup tinggi meskipun kegiatan dilaksanakan pada masa libur sekolah, sehingga sebagian guru berhalangan hadir.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komunitas Guru Belajar Nusantara Wonosobo bekerja sama dengan PGRI SL-CC dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kompetensi guru di era digital.

Dalam pemaparannya, Dr. Hendra B, M.Pd menekankan pentingnya peran guru sebagai pendidik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Ia menyampaikan pesan bahwa guru saat ini harus mampu memanfaatkan teknologi tidak hanya sebagai media pembelajaran, tetapi juga sebagai alat untuk melakukan analisis pembelajaran dan menyusun penugasan berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan peserta didik.

“Kunci pembelajaran abad ke-21 adalah guru yang mampu berpikir kritis, kreatif, dan melek teknologi. Teknologi harus menjadi bagian dari proses asesmen yang autentik dan bermakna,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Ngopi Semalam, diharapkan para guru di Kabupaten Wonosobo dapat memperoleh wawasan baru serta inspirasi dalam mengembangkan asesmen pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan berbasis teknologi, sehingga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah masing-masing.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top