IAI YAPNAS Jeneponto Berkolaborasi dengan Asosiasi DKLPT Gelar Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat

A. Nur Jaal PattajaliA. Nur Jaal Pattajali•

Jeneponto – Institut Agama Islam (IAI) YAPNAS Jeneponto berkolaborasi dengan Asosiasi Dosen Kolaborasi Lintas Perguruan Tinggi (DKLPT) menyelenggarakan Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat pada Sabtu–Minggu, 24–25 Oktober 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan mengangkat tema “Transformasi Digital dan Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial untuk Pemberdayaan Masyarakat yang Inklusif dan Berkelanjutan.”

Seminar nasional ini menjadi wadah akademik bagi para dosen, akademisi, dan peserta untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, serta gagasan mengenai pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dalam mendukung kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang keilmuan. Pada hari pertama, Sabtu, 24 Oktober 2026, seminar diisi dengan pemaparan materi oleh 12 narasumber, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi bersama peserta.

Sementara itu, pada hari kedua, Minggu, 25 Oktober 2026, kegiatan kembali dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh 12 narasumber lainnya. Sesi diskusi memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertukar pandangan dan memperdalam pemahaman terkait berbagai topik yang disampaikan.

Pelaksanaan seminar ini mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas perguruan tinggi dalam mengembangkan wawasan akademik dan memperkuat kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat. Transformasi digital dan pemanfaatan kecerdasan artifisial diharapkan dapat membuka peluang lahirnya inovasi dalam pelaksanaan program pengabdian yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan.

Bagi IAI YAPNAS Jeneponto, kolaborasi dalam kegiatan akademik berskala nasional ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama, meningkatkan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, serta mendorong pengembangan pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para akademisi semakin terdorong untuk memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab dalam merancang program pemberdayaan masyarakat, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan solusi atas berbagai tantangan sosial.

Seminar nasional ditutup dengan penyampaian simpulan, dokumentasi, dan penutupan kegiatan oleh moderator dan pembawa acara pada masing-masing hari pelaksanaan.

IAI YAPNAS Jeneponto terus berkomitmen memperkuat kolaborasi akademik dan mendorong inovasi dalam tridarma perguruan tinggi demi terwujudnya masyarakat yang berdaya, inklusif, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *